Kebijakan Dalam Penggunaan Jaringan
Keamanan Jaringan adalah beberapa bentuk pencegahan dari segala ancaman yang dapat merusak jaringan tersebut atau dapat merugikan sistem jaringan komputer tersebut.
Tujuan nya juga untuk mencegah resiko yang dapat merusak jaringan komputer yang sedang berjalan dalam jaringan komputer tersebut.
Dan ada beberapa serangan yang harus dicegah, yaitu :
1. Serangan fisik
Kebanyakan orang beranggapan bahwa serangan terhadap keamanan jaringan cenderung pada non-hardwarenya saja, tetapi sebenarnya serangan tersebut bisa terjadi pada hardware itu sendiri. Sebagai contoh saat jaringan kita dihack oleh orang lain, maka software baik data, file ataupun aplikasi akan rusak yang bisa juga menyebabkan hardware kita tidak bekerja secara normal, sehinggan hardware kita akan mengalami kerusakan.
2. Serangan Logis
Serangan logis pada keamanan jaringan adalah hal yang paling rawan terjadi, sehingga kita harus lebih memperhatikan lagi keamanan dalam jaringan kita. Beberapa contohnya yaitu: SQL Injection, DoS (Denial of Service), Deface, dan beberapa Malicious Code yang berupa Virus, Worm, dan Trojan Horse.
Kebijakan Penggunaan Jaringan adalah perencanaan untuk mempengaruhi dan menentukan keputusan untuk jaringan.
Kebijakan Penggunaan Jaringan juga dibagi menjadi 3 cara yaitu:
Kebijakan Organisasi
Kebijakan ini lebih mementingkan terhadap lingkup jaringan tersebut, adapun beberapa cara yaitu: Tata Letak Komputer, Kerapihan Pemasangan Kabel, Pengaturan Akses WiFi, dan masih banyak lagi.
Etika Penggunaan Jaringan
Ini lebih mementingkan terhadap etika atau aturan dalam penggunaan jaringan tersebut, adapun beberapa cara yaitu: Memahami Akses Pengguna, Memahami Beberapa Penggunaan Jaringan, dan lain lain.
Kebijakan Mengakses Komputer
Dalam suatu kebijakan pengguna jaringan, tidak jarang juga terdapat kebijakan pengguna saat mengakses komputer, diantaranya adalah: Manajemen pengguna,Manajemen sistem komputer, Manajemen waktu akses.
Komentar
Posting Komentar